CDRM&CDS Gelar Workshop Pemberdayaan Disabilitas di Gunungsitoli - Corong Nias

Breaking

Rabu, 01 Agustus 2018

CDRM&CDS Gelar Workshop Pemberdayaan Disabilitas di Gunungsitoli

Workshop Pemberdayaan Disabilitas | Foto: CN

Gunungsitoli, - Center for Disaster Risk Management and Comunity Development Studies (CDRM & CDS) Universitas HKBP Nommensen menyelenggarakan workshop pemberdayaan penyandang disabilitas di Kota Gunungsitoli bertempat di Aula Hotel Nias Palace, Rabu (1/8/2018).

Program Manager CDRM & CDS  Nelson Sinaga kepada corongnias.com menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan ini untuk mendorong Pemerintah Daerah Kota Gunungsitoli untuk segera mengesahkan rancangan peraturan daerah tentang penyandang disabilitas sehingga kedepannya Kota Gunungsitoli ramah penyandang disabilitas.

"Kota Gunungsitoli sebagai kota ramah disabilitas memang bukan segampang membalikkan telapak tangan, namun kita yakin, optimis step by step itu akan terealisasi dengan kerjasama dan dukungan semua pihak," tutur Sinaga.

Dalam acara yang sama Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli, Asieli Zega menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Gunungsitoli saat ini telah memprogramkan  beberapa kegiatan untuk penyandang disabilitas diantaranya pemberian bantuan kursi roda, rehabilitasi terhadap 7 orang penyandang disabilitas mental bekerjasama dengan yayasan kasih bangsa, pelatihan pembuatan alas kaki dari sabut kelapa, pelatihan memasak kue serta pemberian bantuan kepada 61 orang asistensi sosial penyandang disabilitas berat (ASPDB) yang disalurkan melalui program PKH. 

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa dalam paparannya menyampaikan bahwa rancangan Perda yang sedang di rancang oleh lembaga yang dipimpinnya sangat mengharapkan masukan dari semua pihak sehingga produk perda yang akan diterbitkan benar-benar berpihak pada keadilan untuk penyandang disabilitas.

Herman mengungkapkan bahwa dalam rancangan perda pihaknya lebih terfokus pada pemberdayaan seperti pelatihan-pelatihan penyandang disabilitas agar mendapatkan keahlian sehingga mampu mandiri kedepannya meski dalam keterbatasan secara fisik.

Pantauan corongnias.com, workshop tersebut turut dihadiri perwakilan dari Bappeda Kota Gunungsitoli, PKPA Area Nias dan puluhan penyandang disabilitas serta undangan lainnya. (H-01).
Komentar

Tidak ada komentar:

loading...