Yayasan Gema Bangsa Niasindo Respon Keluhan MBG Diduga Basi dan Terlambat Distribusi di Nias Utara - Corong Nias

Berita Terbaru

Jumat, 06 Maret 2026

Yayasan Gema Bangsa Niasindo Respon Keluhan MBG Diduga Basi dan Terlambat Distribusi di Nias Utara

Ilustrasi Foto

NIAS UTARA – Persoalan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat menuai sorotan di sejumlah sekolah di Kabupaten Nias Utara mulai mendapat tanggapan dari pihak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

MBG yang sebelumnya ditolak oleh sejumlah siswa di SD Helera, Kecamatan Tuhemberua karena diduga dalam kondisi basi, serta keterlambatan distribusi di SMP Negeri 1 Alasa, telah ditindaklanjuti oleh pihak pengelola dengan menyalurkan makanan pengganti.

Berdasarkan konfirmasi yang diperoleh awak media pada Jumat (6/3/2026), pihak SPPG Ombolata Alasa telah mendistribusikan MBG pengganti kepada siswa di SMP Negeri 1 Alasa sebagai bentuk tanggung jawab atas keterlambatan penyaluran sebelumnya.

Kariasman Zega, Perwakilan Yayasan Gema Bangsa Niasindo sebagai pengelola dapur menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi MBG di SMP Negeri 1 Alasa terjadi pada 26 Februari 2026. Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak sekolah, kedua belah pihak sepakat agar makanan tersebut diganti pada hari berikutnya.

“Benar, pada tanggal 26 Februari 2026 terjadi keterlambatan pendistribusian MBG di SMP Negeri 1 Alasa. Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak sekolah sebagai penerima manfaat, disepakati bahwa MBG tersebut akan diganti pada hari berikutnya. Jika tidak sempat hari ini, maka paling lambat besok, 7 Maret 2026, akan kami distribusikan sebagai pengganti,” ujar Kariasman kepada awak media.

Sementara itu, terkait persoalan MBG di SD Helera, Desa Siõfa Banua, Kecamatan Tuhemberua, pihak yayasan melalui SPPG telah melakukan penyaluran makanan pengganti pada Kamis (5/3/2026) dan telah diterima oleh pihak sekolah.

Pihak Yayasan Gema Bangsa Niasindo menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan dalam pelaksanaan program MBG di wilayah yang menjadi mitra mereka.

“Kami dari pihak yayasan berkomitmen untuk terus berbenah dan mengedepankan tanggung jawab penuh dalam mendistribusikan program makanan bergizi di setiap wilayah yang menjadi mitra kami,” ungkap perwakilan yayasan.

Menanggapi hal tersebut, Alvyman Hulu, S.Pd, yang selama ini aktif menyoroti pelaksanaan program MBG di Kabupaten Nias Utara, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang diambil oleh pihak yayasan.Ia berharap, kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

“Saya mengapresiasi komitmen dan langkah yang telah dilakukan. Ini menunjukkan bahwa Yayasan Gema Bangsa Niasindo bertanggung jawab terhadap pendistribusian MBG kepada para penerima manfaat. Tentu kita berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan pelaksanaannya jauh lebih baik,” ujarnya.

Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi bagi siswa sekolah, sehingga pelaksanaannya di lapangan diharapkan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. (C-004)
Komentar

Tidak ada komentar:



Klik Disini