Membangun Nias Barat: Dari Minus Menjadi Plus - Corong Nias

Terbaru

Sabtu, 21 April 2018

Membangun Nias Barat: Dari Minus Menjadi Plus

Kompleks Kantor SKPD Nias Barat | Foto: Dok. Adrianus A Gulo
Masih ingatkah kondisi geografis dari perbatasan desa Simaeasi Kecamatan Mandrehe sampai gereja Katolik dan SD Negeri Onolimbu Kecamatan Lahomi empat puluh tahun yang lalu? Tiga puluh tahun yang lalu? Lima belas tahun yang lalu? Sembilan tahun yang lalu? Tujuh tahun yang lalu? Kawasan tersebut lima belas tahun yang lalu, rumah penduduk bisa dihitung dengan jari. Apalagi empat puluh tahun yang lalu jalannya masih memprihatinkan,jalan tanah berlumpur. Kondisi jalan dan kawasannya saya tahu betul, kerena tahun 1974 s/d 1975 saya tinggal di Pastoran Katolik Nias Barat di Desa Onowaembo-Lahomi sebagai asisten Pastor Christian Brockmann Ofm.Cap (alm). Kiri kanan jalan berdiri ribuan pohon karet/pohon lain bersama ilalang dan rerumputan lain yang tumbuh berdampingan dengan subur. 

Secara de facto, pada akhir bulan Mei 2009 Pemerintah Kabupaten Nias Barat mulai melaksanakan roda pemerintahan. Saat itu komplek kantor Bupati/DPRD/SKPD yang sekarang ini tidak ada satupun rumah, selain satu unit bangunan darurat yang belum ditembok. Gedung itu dibangun warga Salom bersama masyarakat Nias Barat, yang diberi nama Bangunan Serba Guna(BSG). Setelah dibenahi gedung tersebut menjadi kantor Pejabat Bupati dan beberapa unit kerja. Bahkan setelah ada Bupati/Wakil Bupati defenitif pada bulan april tahun 2011 gedung itu masih dipakai sebagai kantor Bupati/Wakil bupati sampai awal tahun 2013. 
1 2 3
Komentar

Tidak ada komentar:






Loading...





Klik Disini