Durian Nias Jangan Sampai Hanya Tugu Saja di Masa Depan - Corong Nias

Breaking

Kamis, 19 Desember 2019

Durian Nias Jangan Sampai Hanya Tugu Saja di Masa Depan

Tugu Durian di Kota Gunungsitoli | Foto: CN STOCK
Tugu Durian yg ada di Kota Gunungsitoli akhir akhir ini menjadi salah satu daya tarik warga utamanya masyarakat lokal yg ada di Kota Gunungsitoli untuk berselfi ria.

Tugu Durian ini dapat dimaknai bahwa Kota Gunungsitoli merupakan salah satu daerah penghasil durian yang berkualitas super, namun benarkah realitanya demikian..?

Namun seiring berjalannya waktu pohon durian di Kota Gunungsitoli semakin lama semakin sedikit akibat penebangan bebas yang dilakukan oleh masyarakat, bahkan dapat dipastikan jika tanpa penanganan serius dari pemerintah dan terus dibiarkan seperti halnya Kota Gunungsitoli sebagai salah satu daerah penghasil durian tinggal hanya nama atau tinggal "Tugu"nya saja kelak. 

Penebangan pohon durian di Kota Gunungsitoli semakin mengkhawatirkan akan habisnya pohon durian yang sudah berproduksi bahkan ada yang sudah berumur ratusan tahun ditebang begitu saja tanpa beban oleh pemiliknya.

Hal ini dilandaskan dari kebutuhan kayu untuk keperluan pada konstruksi rumah anti gempa sejak tahun 2006 s.d 2008 pasca bencana alam gempa di Nias yang mana masyarakat Nias akhirnya cenderung membangun rumah dari konstruksi kayu.

Selain itu, akses jalan dari kebun yang harus dilalui dengan jalan kaki tidak sebanding dengan harga jual yang tergolong sangat murah yang ditentukan secara variatif oleh para tengkulak.

Oleh karena itu, untuk menghindari popularitas buah durian tidak hanya menjadi kenangan dan tugu saja suatu saat, maka sudah seharusnya Pemerintah daerah mulai turun untuk melakukan sosialisasi reboisasi khususnya pohon durian serta membuat peraturan daerah tentang penebangan pohon durian yang semakin punah.

Selain itu dalam sisi ekonomis, Pemerintah Daerah juga harusnya membangun akses jalan yang baik kedaerah-daerah yang berpotensi memproduksi durian banyak seperti wilayah Kecamatan Gunungsitoli Alo'oa serta melakukan stabilisasi harga durian dengan cara ikut dalam menampung hasil produksi para petani.

Dengan program dan langkah pemerintah yang serius, jelas berkesinambungan untuk menjadikan durian sebagai ikon kota Gunungsitoli " tidak hanya berhenti pada pembangunan "tugu"nya saja" akan membuat masyarakat menerima dan memahami bahwa pembangunan tugu durian di Kota Gunungsitoli bukan sekedar sensasional mata semata apalagi bukan untuk menghambur siakan uang rakyat tanpa manfaat yang jelas bagi masyarakat.

Penulis:
Sokhiatulo Harefa
Warga Kota Gunungsitoli dan pernah menjabat sebagai Ketua KPU Kota Gunungsitoli
Komentar

Tidak ada komentar:

Loading...
Klik Disini
loading...