Lahan Sawah Kering, Petani Nias Utara Menjerit Minta Perhatian Pemerintah - Corong Nias

Berita Terbaru

Kamis, 05 Februari 2026

Lahan Sawah Kering, Petani Nias Utara Menjerit Minta Perhatian Pemerintah

Sawah di Desa Banuagea

Nias Utara – Sejumlah petani di wilayah Kabupaten Nias Utara mulai menjerit akibat musim kemarau yang melanda beberapa kecamatan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut berdampak serius terhadap lahan persawahan yang mengalami kekeringan, salah satunya di Desa Banua Gea Kecamatan Tuhemberua, sehingga mengancam keberlangsungan musim tanam petani setempat.

Kekeringan yang terjadi menyebabkan sawah-sawah retak dan tidak dapat ditanami secara optimal. Beberapa petani mengaku terpaksa menunda masa tanam karena tidak tersedianya air irigasi yang memadai. Jika kondisi ini terus berlanjut, petani khawatir akan mengalami gagal panen dan kerugian ekonomi yang lebih besar.

Keluhan petani ini turut disuarakan melalui media sosial. Akun media sosial atas nama Rangga Gea, Kamis (5/1/2026) mengunggah kondisi lahan sawah yang kering dan meminta perhatian serius dari pemerintah daerah. 

Dalam unggahannya, ia menyoroti minimnya sumber air dan belum adanya solusi konkret untuk membantu petani menghadapi dampak musim kemarau.

"Kepada pemerintah daerah Nias Utara supaya diperhatikan sawah kami yg sudah kering ini, kalau ada mesin pompa air supaya dikirim di desa Banua gea untuk membantu pertumbuhan padi," tulisnya

Para petani berharap pemerintah daerah Kabupaten Nias Utara segera turun tangan dengan melakukan peninjauan lapangan serta menyiapkan langkah-langkah antisipatif, seperti perbaikan saluran irigasi, maupun bantuan pompa air untuk menyelamatkan lahan pertanian.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah yang akan diambil untuk mengatasi kekeringan lahan sawah tersebut. Namun, masyarakat berharap keluhan petani dapat segera ditindaklanjuti demi menjaga keberlangsungan sektor pertanian dan kesejahteraan petani di Nias Utara. (C/BY)
Komentar

Tidak ada komentar:



Klik Disini