Jakarta – Permainan domino resmi ditetapkan sebagai cabang olahraga baru di Indonesia setelah dideklarasikannya Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO), Rabu (7/1/2026), di Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jakarta.
Deklarasi dipimpin Ketua Pengurus Besar (PB) ORADO Yooky Tjahrial dan disaksikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Wijaya M. Noeradi, serta delegasi dari seluruh provinsi di Indonesia.
Usai deklarasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO se-Indonesia. Penyerahan bendera pataka secara simbolis diwakili oleh Ketua Pengprov ORADO Sumatera Utara, Yopie Batubara, sebagai perwakilan Pengurus Provinsi se-Indonesia.
Ketua PB ORADO Yooky Tjahrial menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan akan berlanjut dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dijadwalkan pada 8 Januari 2026.
“Acara ini akan dilanjutkan dengan agenda Rakernas,” kata Yooky.
Sementara itu, Menpora RI Erick Thohir menyambut positif pengakuan domino sebagai cabang olahraga baru. Menurutnya, pengembangan olahraga domino berpotensi menciptakan peluang ekonomi baru di sektor olahraga nasional.
Erick mengungkapkan bahwa tren pertumbuhan ekonomi olahraga saat ini mencapai sekitar 8 persen per tahun, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi di banyak negara. Pemerintah, kata dia, berkomitmen memberikan dukungan penuh agar olahraga domino dapat berkembang dan sejajar dengan cabang olahraga lain di Indonesia. (C/BY)
