Teka Teki Sikap Partai Demokrat Pada Pilkada 2020 di Kota Gunungsitoli - Corong Nias

Breaking

Kamis, 19 September 2019

Teka Teki Sikap Partai Demokrat Pada Pilkada 2020 di Kota Gunungsitoli

Anggota DPRD terpilih Kota Gunungsitoli, Trimen Harefa/ Foto : Istimewa
Gunungsitoli, Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Gunungsitoli Tahun 2020 mendatang, beberapa kandidat sudah mulai mendaftarkan diri di Partai Politik. Salah satunya pasangan Lakhomizaro Zebua dan Sowaa Laoli atau sering disebut LASO.

Pasangan LASO didampingi Ketua DPC Partai Golkar Martinus Lase dan beberapa tokoh politik lainnya resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota di DPC PDIP Kota Gunungsitoli pada Senin (9/9/2019) lalu.

Pantauan corongnias.com, akhir-akhir ini  berbagai pendapat dan tanggapan dari masyarakat mulai muncul dipermukaan terkait konstalasi politik Pilkada Tahun 2020 mendatang. Terlebih teka-teki sikap Partai Demokrat yang dianggap menentukan tensi Politik tahun 2020 ini.

Pasalnya, Partai Demokrat yang selalu kritis dalam setiap kebijakan pemerintah selama ini di Kota Gunungsitoli hingga hari ini belum menyatakan sikap politiknya.

Partai berlambang Mercy ini memang patut untuk diperhitungkan karena saat ini memiliki kekuatan 4 kursi di DPRD Kota Gunungsitoli pada periode 2019-2024. Artinya Partai Demokrat tinggal mencari 1 kursi lagi untuk mengusung calonnya maju sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Gunungsitoli, Herman Jaya Harefa/ Foto : Istimewa
Anggota DPRD terpilih dari Partai Demokrat, Trimen Harefa saat berbincang-bincang dengan corongnias.com di ruang kerjanya THP Law Office, Rabu (17/9/2019) mengatakan bahwa setelah Partainya melihat aturan hukum yang digunakan yakni Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Perubahan terakhir). Maka langkah yang selanjutnya dilakukan adalah mempertimbangkan hasil evaluasi dan capaian Pemerintah saat ini.

"  Kita tentu akan mempertimbangkan apakah capaian pemerintah saat ini sudah baik atau malah ada ketimpangan. Mulai dari tingkat kesejahteraan masyarakat, ketersediaan lapangan pekerjaan, peningkatan PAD Kota Gunungsitoli sampai pada Pemerataan Pembangunan serta tingkat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dalam Birokrasi," Ujar Trimen.

Ditambahkannya, setelah semua ini dinilai dan evaluasi, maka Partai Demokrat akan menyatakan sikap mengusung calon atau mendukung yang sudah ada atau bahkan ada sikap lain.

" Partai ini satu komando, semua atas petunjuk pimpinan partai, Herman Jaya Harefa atau yang dikenal dengan HJH. Kami kader partai tidak meragukan lagi kemampuan dan strategi politik beliau. Demokrat tahun ini berhasil dapat kursi pimpinan DPRD tidak terlepas dari andil HJH," Ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Trimen menegaskan bahwa partai demokrat akan tetap pro rakyat dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat dibanding kepentingan Pribadi.

" Kami mohon dukungan doa dari segenap masyarakat kiranya partai ini dituntun pada keputusan yang bijaksana dan yang terbaik untuk Kota Gunungsitoli," Pungkasnya. (H-01)
Komentar

Tidak ada komentar:

loading...
Loading...
Klik Disini